Kemping ke Alaska # 2

Kemarin sudah saya ceritakan, kami nyasar beberapa kali salah masuk jalan karena mengikuti petunjuk GPS dari dua peralatan kami. Garmin GPS 76CSx dengan software City Navigator terkini plus laptop dengan M/S Streets & Trips edisi tahun 2009. Keduanya eror tak mampu memberikan persisnya koordinat campground Lesser Slave Lake Provincial Park di Alberta. Itulah sebabnya saya katakan persiapan kemping ini perlu setahunan dan masih kurang sebab idealnya kami punya petunjuk persis dari setiap cagar alam, bagaimana tepatnya untuk sampai ke tempat mereka. Sesuatu yang Anda-anda dapat simak dari pengalaman eror seperti demikian. Ingatlah, di setiap trip kemping kita selalu mendapat pelajaran baru.

Satu pelajaran baru, yang si skeptis Jeha masih belum percaya adalah teknik ngusir nyamuk informasi dari Benny yang ia peroleh dari seorang tukang mancing di Kanada. Kata sumber doski, nyamuk tidak akan hinggap bila kita kantongin 'fabric softener sheet' merk Snuggle. Jangan-jangan si kang mancing punya saham Unilever dan ia sedang kekurangan dana akibat krismon yang dimulai di negeri si Barrack Obama. Seriusan, memang di Slave Lake cukup banyak nyamuk tapi tidak parah gigitannya. Sepertinya tidak ada satu pun yang menggigit beta. Ada kemungkinan nyamuk Alberta dikaryakan oleh kementerian turisme mereka, agar jangan menggigit turis apalagi peserta kemping Jeha Outfitter. Eh, lain halnya perilaku serangga di North West Territories. Karena begitu kami sampai di perbatasan antara Alberta dan NWT, wuiihh ratusan ribuan serangga menyalami selamat datang kepada kami semua :-). Makanan emphug nih. Hanya di bagian tubuh yang ditaruhi Snuggle, para kurawa itu agak gentar dan enggan hinggap, konon. Untung dah kami membawa 'screen house' yang sudah ditest waktu saya dan nyonya kemping terakhir di Pakeshkag Lake bulan Juli yang lalu.

Karena perencanaan yang lama maupun tingginya komitmen kami berenam, tak mungkin kami pergi dhewek-dhewek bila sampai yang lain berkendala. Maka sejak dulu saya selalu mengatakan insyalah, God's willing kami bisa kemping ke Alaska. Menjelang semakin dekatnya hari-H, kami suka menambahkan, "please pray for us" kepada mereka yang berdoa. Doa-doa Anda manjur, insyalah selama 23 hari mendatang. Why, mengapa? Karena ujug-ujug, engga angin engga ujan istilah Betawinya, gigi geraham saya mendadak sakit seminggu sebelum berangkat. Menyingkat cerita, diagnosa endodontis anak Betawi, Joseph Tam d/h Tambunan, ada infeksi yang dikarenakan keretakan disitu. So pasti perlu di-root canal, istilah di Indo dulu di-zenuwbehandeling. Anda-anda yang giginya serusak sahaya tentu tahu selain sakitnya prosedur itu, juga ruwetnya atau ada risikonya. Jadilah selama seminggu sebelum berangkat, praktis setiap hari saya hanya bisa makan bubur doang dan menanggung kesakitan tak terkira- kira, bak ada di api pencucian :-). Baru di hari Jum'at kemarin, saya mulai bisa makan dengan normal kembali, puji Tuhan banget.

Perbatasan antara Alberta dan NWT terletak persis di lintang utara 60 derajat. Tak gentar karena bermodal 'Snuggle' kami motret-motret di taman disitu yang sekaligus dijadikan kantor promosi turisme pemerintah NWT. Keterpencilannya mulai terasa begitu masuk daerah istimewa ini di Sabtu siang 15 Agustus. Selesai motret-motret dan berangkat lagi, hilanglah signal 3G dari Telus sehingga kami masuk ke tempat yang jauh dari peradaban dunia alias alam kayangan menanti :-). Salah satu cagar alam disini, Wood Buffalo National Park dijadikan Unesco World Heritage Site karena jumlah bisonnya terbanyak di Kanada. Di beberapa bagian jalan juga ada gambar bison yang berarti amblaslah ente kalau sampai tubrukan dengan beliau.

Dari gambar brosur-brosur yang kami peroleh gratis dari si noni Indian di kantor turisme NWT, jelaslah keindahan daerah ini, aduhai banget. Gambar sampul salah satu brosur berjudul Spectacular NWT adalah air terjun bernama Alexandra Falls. Benny dari Somali Travel memang merencanakan kemping hari kedua kami, pertama di NWT, di campground bernama Twin Falls Gorge Territorial Park. Selain Alexandra Falls ada satu lagi air terjun, Louise Falls yang terletak sekitar 2 km di bawah si Alexandra. Ketika seusai makan malam kami kesitu, terbayarlah semua jerih payah bermobil 1200an km dari Edmonton untuk susah-susah ke North West Territories. :-)

Air terjun Alexandra lain dari yang lain sebab air yang tumpah seperti 'ice coffee' Tim Hortons atau Starbucks atau McDonald tergantung apa kopi favorit Anda :-). Bayangin es kopi sealaihim tercurahkan demikian dari ketinggian puluhan meter, dengan debit air luar biasa. Sudah begitu pemandangan tebingnya juga asyik punya sebab terbentuk sejak jaman prasejarah, menyamai Barron Canyon di Ontario. Dengan bonus pemandangan Louise Falls, ongkos kemping 28$ semalam yang termahal seNWT, terasa murah banget. Sudah begitu tidur serasa di kahyangan dibuai orkes alam bunyi air terjun. Thank you God for your many blessings. ... (bersambung) ...
Foto-foto pendamping silahkan dilihat di http://www.flickr.com/photos/hilwan/sets/72157624530364144

Home Next Previous