Lamunan Seorang Programmer II

Beberapa hari yang lalu saya ikut suatu konperensi teknologi komputer yang disponsori a.l. oleh IBM Canada Lab, National Research Council Canada, dan Natural Sciences and Engineering Research Council of Canada. Banyak sekali paper dari puluhan universitas dan computer software Lab beberapa negara yang dipresentasikan dalam konperensi berjudul CASCON '96 ini maupun workshop dan technology showcase (demo hasil riset).

Salah satu workshop dengan "live demo" serba istimewa adalah dari IBM Research Division, Yorktown Heights, NY. Mesin catur bernama Deep Blue (DB) yang pernah dimainkan melawan Garry Kasparov diperagakan dan dipertandingkan melawan 2 juara yunior Canada dan seorang International Master catur. Sudah puluhan tahun saya tidak bermain catur tetapi prinsip-prinsipnya tentu masih saya ingat dan dapat saya ikuti. Versi DB ini yang disebut DB Jr adalah sekitar sepersepuluh kemampuannya dari DB yang dimainkan melawan Kasparov. DB Jr kira-kira mampu menganalisa 10-20 juta posisi catur per detik dan "babenye" sampai 200 juta posisi per detik. Kalau Anda pemain catur pasti Anda masih ingat bahwa si "babe" dalam pertandingan bulan Pebruari lalu di Philadelphia, mencatat angka kalah 2-4 melawan Kasparov. Ya, waktu itu U of Penn di Philadelphia memperingati 50 tahun komputer pertama di dunia bernama ENIAC yang dibuat oleh mereka. Pertandingan itu memakai peraturan internasional atau FIDE yakni 40 langkah dalam waktu 2 jam dengan total 6 games. Kata programmer DB, Murray Campbell yang sempat ngobrol dengan saya total Web 'impression' selama pertandingan tersebut adalah 1 billion dan pada satu saat tertentu ada 6 juta 'hit' ke Web site mereka terutama pada saat- saat pertandingan tentunya.

Seru sekali menonton DB Jr mengalahkan semua pemain di atas. Di sebelah saya, duduk teman saya, seorang programmer yang sering bekerja di beberapa proyek dengan saya, pemain catur simultan. Mukanya berseri-seri, matanya berbinar- binar, bisa berada di bangku paling depan di ruang workshop. Sambil mengamati langkah manusia melawan mesin ini, ia sekali dua kali berkomentar dan berbicara kepada saya yang membuat tontonan saya ini memang 'experience of a life time'. Seperti saya katakan sebelum pertandingan di atas, saya berkesempatan berbicara dengan 2 programmer DB (total hanya 3 orang), Murray Campbell dan Feng-Hsiung Hsu. Diskusinya memang mengenai teknologi yang berada di dalam mesin serba kecil, IBM RS/6000 kalau Anda mengerti perangkat keras (hardware) komputer. Murray pemain catur dengan ELO rating sekitar 2200 dan DB Jr sudah setara dengan dia atau mesin itu ratingnya juga sekitar 2200. Kasparov mempunyai rating sekitar 2800 dan mesin DB yang dilawannya sekitar 2600. Jadi pada suatu ketika, mesin yang di-program dan di-design oleh mereka melampaui "ilmu catur" mereka. Lalu lamunan saya yang pertama sebagai seorang programmer, "Asyik banget kerjaan elu bedue ye. Dijalan-jalanin ibeem ke manca negara, ngecap di depan rakyat banyak, maen catur ame jagoan-jagoan, eeehhh digaji lagi." :-). Nasib-nasib. Saya bisa naik sepeda ke kantor sudah senang :-). Kapan saya bisa digaji sambil membuat program yang saya senangi, misalnya main kiu-kiu melawan teman-temanku anak Betawi? Atau kalau kiu-kiu kurang populer, main domino lawan tukang-tukang becak kampungku dulu yang banyak jago dominonya. "Hmmm, abang sebelah aye jalanin song-enam, ape aye keluarin dobelak aye, atao aye bikin lak-lak pake kartu nyang atu lagi?", gitu lamunan saya. Kalau ada DB yang saya bisa program, tentu beliau akan memberitahukan langkah yang paling tepat untuk saya. "Bikin lak-lak, dobelak elu pasti keluar, gue ude itungin kemungkinannye," gitu kata DB saya. Memang nasib manusia lain lain ya. Saya bisanya melamun saja :-).

Permainan catur adalah suatu ujian untuk intelektuil manusia. Bukan hanya perhitungan yang harus dikuasai, juga kreatifitas dan naluri atau intuisinya. Memprogramkan komputer untuk dapat bermain catur jadinya menarik sekali karena sebetulnya komputer tidak mungkin (dengan teknologi masa kini) untuk dibuat berpikir seperti intelektuil manusia. Di dalam dunia ilmu komputer hal ini disebut emulation. Komputer yang memakai human emulation approach di dalam programnya untuk bermain catur, tidak pernah ada yang berhasil dengan sukses, semuanya di dalam taraf atau tingkat pemain pemula. Jadi programmer IBM Research di atas memakai teknologi lain yakni hal-hal yang membuat komputer lebih unggul dibanding otak manusia untuk dimanfaatkan. Salah satunya adalah faktor kecepatan "berpikir" atau processing speednya. Meskipun DB sudah mampu bertanding melawan Kasparov toh ia masih kalah. Apa kelebihan kita manusia? Banyak. Salah satunya adalah belajar dari kesalahan. Di game I Kasparov kalah dan lalu ia tentu menganalisa kekalahannya sehingga di game II ia dapat menang. Horizon manusia tidak fixed atau terbatas. Ia dapat memakai otaknya untuk 'reasoning by analogy' dari posisi catur yang sudah biasa dihadapinya. Murray masih belum mampu memprogramkan komputernya saat ini untuk belajar dari puluhan ribu hasil pertandingan level Grand Master. Ini adalah proyeknya masa mendatang. Juga salah satu kehebatan manusia adalah kecanggihan di dalam melakukan evaluasi. Baru membaca satu dua tayangan saja, yang bersangkutan sudah dapat melakukan evaluasi, misalnya Timor Timur itu seperti apa :-). Baru saja membaca satu dua tayangan yang dapat membuat sakit hati, ia sudah mampu melakukan evaluasi. Hebat-hebat memang manusia ciptaan Yang Mahahebat.

Apa pokok lamunan saya yang ketiga? Ternyata si Murray, teman programmer tapi tidak senasib dengan saya :-), di hari terakhir habis suaranya karena kebanyakan ngecap. Sungguh! Itulah kelemahan manusia. Komputer DB disuruh main catur 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 365 hari setahun, hayo aja. Si Kasparov paling tahan 2-3 hari sebelum teler lalu aut. Jadi untuk mereka yang sedang ngecap di P-Net ini, mbok ya sadar bahwa lama-lama bisa habis deh suaranya. Iya tahu, tahu, saya sadar ada yang bilang: "Eh jus elu juge ude kebanyakan ngetik dan ngelamun, gih cabut dulu sebelon tangan dan jari elu kene RSI (repetitive strain injury)." "Me acih ah, sengkiyu, aye mau naek sepeda dulu keliling-keliling kote sambil ngelamun deh. Lekom." :-)

Home Next Previous